Selalu seperti ini
Anganku berseliweran didunia fantasi yang tak bisa dijangkau realita
Selalu seperti ini
Raihku tak sebanding dengan tangan mungil yang rapuh lagi
Nampaknya hasrat ini menggebu namun tak laju
Meronta batin namun fisik tak mau
Berlatih cukup lama
Dengan pengendalian diri yang tetap sama
Hamba tak paham, mengapa hampa ada dikala keramaian
Hamba tak mengerti, mengapa rindu ada dikala harus menanti
Alang rintang menghadang
Mati sepi sendiri dengan ego, logika dan naluriah yang tak kunjung searah
Entah dimana titik mulainya
Entah dimana titik akhirnya
Perjalanan ini nampak melelahkan dan membutuhkan helaan nafas panjang
Entah kapan perjalanan ini berlabuh
Awal yang tak kunjung dimulai
Akhir yang tak kunjuk sampai
Selalu saja seperti tawanan tanpa haluan
Selalu saja seperti budak yang tanpa tujuan

0 Response to "Hampa"
Posting Komentar