Terima Kasih


Source: Pixabay

Siapa yang salah?
Aku yang tak berdaya tanpa arah?
Atau kau yang tak mau mengalah?
Ku harap kau bisa mengerti keadaanku
Dan kau berharap agar dimengerti olehku

Siapa yang ego?
Aku yang memilih memendam semuanya
Dan kau yang memaksaku untuk bersama selamanya

Ah sialan
Kenapa kisah seperti ini menimpu diriku yang sudah berumur hampir seperempat abad
Terlalu rumit rasanya, menghadapi quarter life crisis bersamaan dengan ini

Tapi, sejauh ini ku ucapkan terima kasih padamu
Ditengah kesibukanmu, kamu masih mau banyak berdiskusi denganku
Bahkan, seringnya kamu menungguku yang telah tertidur lebih dulu
Maa, apakah kau baik-baik di sana? Apakah kau masih sama seperti dulu?

Ada cerita apa hari ini?
Tanyamu setiap malam setelah semua kesibukan usai
Jawabku, seperti biasa, semuanya flat 

Aku bingung, antara memandang hal ini sebagai rindu atau sebuah kenangan di masa lalu
Jelasnya, saat ini aku hanya ingin menepi dari segala hal yang membuatku terbelenggu
Dan untuk kamu, aku ucapkan terima kasih telah jadi sahabat terbaiku
Semoga, kemana pun dan dengan siapapun kamu berlabuh, kau selalu jadi teman terbaiku


Cakung, 25 Juli 2023  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terima Kasih"

Posting Komentar

Aduan Kepada Tuhan

Dari mana datangnya mimpi Dari ingin yang dipupuk dengan asa Dari mana adanya juang Dari mimpi yang perlu direalisasikan Lintingan promblema...