TAK LAGI MERATAP



Source : Pinterest


Dengan segala rasa yang telah berlalu 

Dengan semua kisah usang yang masih membelenggu 

Untuk semua rasa bersalah yang terus mengganggu

Nampaknya, kini sudah waktunya aku benar benar melupakanmu 


Benar adanya, memilikimu adalah sebuah anugrah

Mencintaimu adalah sebuah kisah yang indah 

Bersamamu adalah sebuah cerita yang selalu terkenang 

Namun saat ini, semuanya hanya angan dan kenangan sahaja 


Bukan, bukan karena hatiku berhenti mendambamu 

Bukan pikiranku yang tak lagi riuh olehmu 

Bukan karena mimpiku tak lagi inginkanmu 

Tapi, ini tentang takdir yang tak kunjung membawamu kembali 


Terima kasih, untuk kisah yang berujung ratap ini

Untuk harap yang tak berujung cerita 

Untuk hati yang pernah kau titipkan jua

Semoga tuhan memberi kita rasa bahagia yang setara

Selamat, kita sudah usai 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "TAK LAGI MERATAP"

Posting Komentar

Aduan Kepada Tuhan

Dari mana datangnya mimpi Dari ingin yang dipupuk dengan asa Dari mana adanya juang Dari mimpi yang perlu direalisasikan Lintingan promblema...